Monday, May 27, 2019
Home Fakta Menarik Himbauan WHO dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap keamanan pangan

Himbauan WHO dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap keamanan pangan

- posted on

views, and

comment(s)

Advertisement

Perubahan iklim (climate change) berpotensi berdampak pada keamanan pangan. Potensi dampak perubahan iklim dalam terhadap keamanan pangan menjadi topik yang hangat baru-baru ini. Untuk memningkatkan kewaspadaan, badan WHO telah menganjurkan anggotanya untuk lebih siap dan sigap dalam menyikapi, mengurangi, dan menanggulangi dampak perubahan iklim, misalnya kejadian-kejadian wabah penyakit bawaan makanan yang mungkin berhubungan dengan perubahan iklim.

Berikut ringkasan himbauan WHO:

Perubahan iklim kemungkinan akan berdampak besar pada keamanan pangan, baik langsung maupun tidak langsung, sehingga membahayakan kesehatan masyarakat. Dengan perubahan pola curah hujan dan peningkatan kejadian cuaca ekstrem dan suhu rata-rata tahunan, kita akan mulai menghadapi dampak perubahan iklim. Dampak-dampak ini akan memengaruhi kegigihan dan kemunculan bakteri, virus, parasit, ganggang berbahaya, jamur dan vektor-vektornya, dan pola penyakit bawaan makanan dan risiko kontaminasi toksik. Bersamaan dengan dampak ini, residu kimia dari pestisida dan obat-obatan hewan pada produk tanaman dan hewan akan dipengaruhi oleh perubahan tekanan hama.

Advertisement

Risiko pencemaran makanan dengan logam berat dan polutan organik yang persisten setelah perubahan dalam varietas tanaman yang dikultvasikan, metode kultivaton, tanah, redistribusi sedimen dan transportasi atmosfer jarak jauh, meningkat karena perubahan iklim. Faktor-faktor risiko dan penyakit yang peka terhadap iklim akan menjadi kontributor terbesar terhadap beban global penyakit dan kematian terkait makanan, termasuk kurang gizi, menular, tidak menular, dan penyakit yang ditularkan melalui diare dan vektor. Dampak perubahan iklim bahkan tidak akan lintas sistem pangan yang berbeda. Beberapa daerah diproyeksikan mengalami peningkatan produksi pangan; namun, umumnya perubahan iklim yang diproyeksikan diperkirakan memiliki dampak negatif pada ketahanan pangan, terutama di negara-negara negara berpenghasilan rendah dan menengah. Efek perubahan iklim pada keamanan pangan dan akibatnya gizi terkait erat dengan efek pada keamanan pangan dan kesehatan masyarakat dan harus dipertimbangkan bersama-sama. WHO, bersama-sama dengan pertanian, lingkungan, dan sektor-sektor terkait lainnya harus siap untuk mendukung pihak berwenang natonal, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dan negara-negara yang paling terpengaruh, untuk mempersiapkan dan menanggapi efek-efek ini.

Dokumen lengkap dapat anda download dari link berikut:

Download

Advertisement
Nodali Ndrahahttps://www.nodali.com/
Lahir di Sisobalauru, Indonesia. Aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Artikel terkini

Informasi pilihan editor