Monday, May 27, 2019
Home Fakta Menarik Kajian Metode Penilaian Risiko Terkait Produk Pangan

Kajian Metode Penilaian Risiko Terkait Produk Pangan

- posted on

views, and

comment(s)

Advertisement

Isu keamanan dan mutu pangan menjadi topik yang paling hangat di jagad raya akhir-akhir ini. Hal ini terjadi karena banyaknya laporan tentang kasus keracunan makanan, bahkan diantaranya ada yang harus menginap dirumah sakit dan juga ada yang meninggal. Hal ini menjadi hal serius untuk ditanggapi oleh berbagai kalangan, termasuk akademia, pemegang kekuasaan, dan juga pelaku industri pangan.

Dalam sejarahnya, resiko keamanan pangan ini telah dicetuskan sejak lebih dari 20 tahun yang lalu. Sebagai hasilnya, beberapa penelitian yang dilakukan untuk menilai peringkat resiko terhadap bahawa makanan yang terkontaminasi pun semakin banyak. Peringkat risiko kesehatan terkait dengan keamanan pangan dan gizi pada umumnya diakui sebagai dasar penetapan prioritas berbasis risiko dan alokasi sumber daya. Ini memungkinkan organisasi pemerintah dan peraturan untuk mengalokasikan sumber daya mereka secara efisien ke masalah kesehatan masyarakat yang paling signifikan. Dalam batasan makanan, risiko didefinisikan sebagai analisis dan prioritas dari kemungkinan gabungan dari kontaminasi makanan, paparan konsumen dan ukuran dampak kesehatan masyarakat yang diantisipasi dari bahaya kimia, mikrobiologi dan  atau gizi spesifik yang terkait dengan makanan. Ini adalah kombinasi dari kemungkinan bahaya yang terjadi pada produk makanan dan dampak paparan bahaya terhadap kesehatan manusia.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Van der Fels-Klerx, dkk (2017) telah menkaji berbagai metode yang digunakan dalam menilai risiko bahaya terkait makanan, berdasarkan risiko pada kesehatan manusia. Sebuah tinjauan literatur dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi metode untuk penentuan risiko dari bidang pangan, ilmu lingkungan dan sosio-ekonomi. Kajian ini menggunakan protokol pencarian yang telah ditentukan, dan mencakup database bibliografi Scopus, CAB Abstracts, Web of Sciences, dan PubMed selama periode 1993-2013.

Advertisement

Semua referensi yang dianggap relevan, berdasarkan kriteria evaluasi yang telah ditentukan, disertakan dalam tinjauan ulang, dan metode rangking risiko dicirikan. Yang menarik dari hasil penelitian ini adalah, ternyata ada banyak metode yang dilakukan dalam analisa resiko bahaya pangan, diantaranya: penilaian risiko, penilaian risiko komparatif, metode rasio risiko, metode penilaian, biaya penyakit, riwayat hidup disesuaikan kesehatan (HALY), analisis keputusan multi kriteria, matriks risiko, diagram alir, dan pendapat para ahli.

Hal lain yang menurut penulis sangat menarik dari kajian ini adalah, analisa resiko bahan kimia (chemical risk assessment) dan biologi (microbial risk assessment) menjadi topik yang paling banyak diteliti. Hingga tahun 2013, ada 19 penelitian yang berhubungan dengan kimia dan 72 penelitan yang terkait dengan microbiologi pangan. Empat penelitan lainnya berhubungan dengan analisa nutrisi yang terkandung dalam pangan.

Disimpulkan tidak ada satu metode terbaik untuk peringkat risiko. Metode yang digunakan harus dipilih berdasarkan kebutuhan manajer atau asesor risiko, ketersediaan data, dan karakteristik metode. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan mengecek referensi dibawah ini.

[wpsm_ads1]
Referensi
Van der Fels-Klerx HJ, Van Asselt ED, Raley M, et al. Critical review of methods for risk ranking of food-related hazards, based on risks for human health. C. 2017;58(2):178-193. doi:10.1080/10408398.2016.1141165
Advertisement
Nodali Ndrahahttps://www.nodali.com/
Lahir di Sisobalauru, Indonesia. Aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Artikel terkini

Informasi pilihan editor