Monday, May 27, 2019
Home Fakta Menarik Wabah penyakit bawaan makanan lebih banyak berasosiasi dengan konsumsi daging ayam dan...

Wabah penyakit bawaan makanan lebih banyak berasosiasi dengan konsumsi daging ayam dan telur

- posted on

views, and

comment(s)

Advertisement

Ayam, telur, buah-buahan dan sayur-sayuran bisa menjadi agen/media pembawa bakteri yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan atau sering disebut foodborne illness. Jika jumlah korban lebih dari satu orang, maka kejadian tersebut digolongkan sebagai wabah penyakit bawaan makanan atau disebut foodborne outbreaks.

Dalam sebuah laporan yang baru saja dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (US CDC) menyebutkan bahwa sekitar 25.000 orang terinsfeksi dalam kurun waktu 2015 dan 2018, 6.000 orang diantaranya dirawat dirumah sakit, dan 120 orang meniggal ​[1]​.

Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa bakteri yang paling berasosiasi dengan insiden penyakit bawaan makanan adalah Campylobacter dan Salmonella. Namun, perlu diketahui bahwa bakteri patogen laiinya juga bisa menginfeksi korban, misalnya Shigella, Cyclospora, dan Listeria.

Apa yang perlu diketahui tentang Campylobacter dan Salmonella

Advertisement

Kejadian infeksi yang disebabkan oleh bakteri Campylobacter di Amerika Serikat diperkirakan sekitar 20 orang per 100.000 populasi setiap tahunnya. Umumnya, infeksi Campylobacter dapat menyebabkan demam, kram perut, dan diare yang sering berdarah. Selain itu, dapat menyebabkan mual dan muntah. Gejala biasanya muncul dalam dua hingga lima hari setelah terpapar .

Salmonella diperkirakan menyebabkan lebih dari 1 juta penyakit dan hampir 500 kematian setiap tahun di Amerika Serikat. Laporan US CDC juga mendokumentasikan bahwa ada sekitar 18 orang terinfeksi dalam 100.000 populasi di Amerika Serikat setiap tahunnya. Sebagian besar infeksi dari Salmonella dapat menyebabkan diare, demam, dan kram perut dalam waktu 12 hingga 72 jam. Sementara kebanyakan orang akan pulih tanpa pengobatan, dan dalam beberapa kasus diare parah mungkin memerlukan rawat inap. Jika bakteri menyebar ke aliran darah, itu bisa berakibat fatal tanpa antibiotik.

Melacak sumber wabah

Penyakit bawaan makanan sulit dilacak. Beberapa orang mungkin mendapatkan gejala minimal dan tidak mencari pengobatan. Bahkan jika seseorang pergi ke dokter, mereka harus menjalani tes kultur untuk menentukan penyebab spesifik infeksi. Itu sebabnya US CDC hanya bisa memperkirakan total beban penyakit bawaan makanan dari tahun ke tahun.

Menggunakan tes yang lebih baru, yang dikenal sebagai culture-independent diagnostic tests (CIDT), dapat meningkatkan hasil yang lebih akurat. Dengan menggunakan CIDTs, metode ini dapat menguji 22 patogen berbeda sekaligus.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh US CDC ditemukan bahwa infeksi Campylobacter dan Salmonella lebih banyak disebabkan oleh daging ayam dan telur yang telah terkontaminasi. Hal ini juga dapat berarti bahwa warga Amerika Serikat terlalu banyak mengkonsumsi daging ayam dan telur sehingga infeksi banyak terjadi.

Keamanan pangan dimulai dari rumah

Keamanan pangan mestinya dapat dimulai dari rumah. Bakteri sangat mudah dihilangkan melalui proses yang higiensis dan pemanasan yang cukup. Artinya, siapa pun yang memasak untuk diri mereka sendiri atau keluarga mereka dianjurkan untuk mengikuti aturan keamanan pangan dasar seperti pemantauan suhu, tidak mengkonsumsi makanan mentah atau kurang matang, atau meninggalkan makanan di meja terlalu lama.

Memasak adalah garis pertahanan terakhir terhadap patogen bawaan makanan, jadi produk makanan apapun bisa menghadirkan masalah. Makan lain yang dicampur, misalnya, juga haruslah dipastikan bersih dan terbebas dari kontaminasi bakteri. Sayuran mentah seperti yang digunakan dalam salad harus selalu dicuci sebelum dikonsumsi.

Referensi

  1. 1.
    Tack, D.M., Marder, E.P., Griffin, P.M., Cieslak, P.R., Dunn, J., Hurd, S., Scallan, E., Lathrop, S., Muse, A., Ryan, P., et al. (2019). Preliminary Incidence and Trends of Infections with Pathogens Transmitted Commonly Through Food — Foodborne Diseases Active Surveillance Network, 10 U.S. Sites, 2015–2018. MMWR Morb. Mortal. Wkly. Rep., 369–373. Available at: http://dx.doi.org/10.15585/mmwr.mm6816a2.
Advertisement
Nodali Ndrahahttps://www.nodali.com/
Lahir di Sisobalauru, Indonesia. Aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Artikel terkini

Informasi pilihan editor