Program Posdoctoral

BRIN sebagai lembaga riset nasional Indonesia memiliki program posdoktoral yang mendukung penelitian di berbagai bidang, termasuk keamanan pangan (food safety). Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui kolaborasi riset, mobilitas peneliti, dan kontribusi pada ekosistem inovasi nasional. Berikut adalah ringkasan informasi berdasarkan data terkini hingga Agustus 2025.

Persyaratan Umum

  • Lulus S3 kurang dari 5 tahun.
  • Memiliki kolaborasi atau korespondensi dengan periset BRIN (host researcher) yang bertanggung jawab.
  • Tidak terafiliasi atau bekerja di institusi lain selama program.
  • Portofolio riset dan proposal yang selaras dengan roadmap riset BRIN.
  • Untuk WNA, harus memiliki izin imigrasi yang sesuai.

Fokus Riset Keamanan Pangan di BRIN

BRIN aktif dalam riset keamanan pangan melalui Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP), yang berlokasi di Gunungkidul (Yogyakarta) dan lokasi lain seperti Serpong dan Cibinong. Pusat ini fokus pada:

  • Teknologi pengolahan pangan, termasuk minimal processing, pengemasan modern, dan sistem kendali keamanan pangan.
  • Deteksi keamanan dan pemalsuan pangan, seperti pengembangan metode analisis untuk mendeteksi kontaminan atau pemalsuan produk pangan.
  • Inovasi superfood, pangan alternatif, dan ketahanan pangan nasional melalui inisiatif seperti NutriFoodSync, yang melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan produktivitas dan keamanan pangan berkelanjutan.
  • Pemanfaatan teknologi seperti sistem mekatronik cerdas untuk peningkatan keamanan pangan.